Hasil GELAR ASPIRASI, 27 Oktober 2014 #HaloPilrek
Apa Kata 7 Calon Rektor UI terhadap Biaya Pendidikan?
Prof
Anis mengatakan
bahwa tahun depan, yang ada adalah penyesuaian dalam biaya pendidikan, yakni
subsidi uang pangkal dialihkan untuk subsidi mahasiswa yang berada di golongan
1 dan 2 UKT. Golongan 1 dan 2 tersebut, adalah mahasiswa yang membayar Rp.
500.000 dan Rp. 1.000.000. Ia juga menegaskan yang terpenting ialah jaring
pengaman bagi mahasiswa .
Ia menambahkan kewenangan biaya
pendidikan ada pada pemerintah dan sudah ada peraturannya. Ia juga mengatakan,
bahwa UI sudah ditegur oleh pemerintah dan universitas lain karena biaya
pendidikan terlalu murah
Prof. Rinaldi :soal
penetapan biaya pendidikan, UI ikut pemerintah. Ia tidak bisa menjanjikan bahwa biaya pendidikan tidak naik, SUC dapat
ditinjau lagi, jika memang ingin berkualitas, maka SUC harus disesuaikan .
Prof Tresna mengatakan bahwa UI harus
menggali pendapatan non biaya pendidikan dengan menciptakan kelembagaan yang
kuat Kebijakan biaya pendidikan juga harus tersosialisasikan nantinya.Ia berharap soal kebijakan tidak ada pertentangan dengan
mahasiswa. Dalam hal ini keterlibatan mahasiswa penting.
Menurut Prof Rhenald, permasalahannya bukan pada biaya kuliah akan naik atau tidak, namun
permasalahnnya dari manakah Universitas
mendapatkan pemasukannya. Menurutnya, Jika terus mengandalkan biaya pendidikan,
UI tidak akan bertahan lama. “UI harus mencari dana dari pihak ketiga agar
pendanaan universitas tidak tergantung pada mahasiswa” katanya. Ia juga
berjanji tidak akan melakukan komersialisasi dalam penyelenggaraan UI.
Prof. Riri menganggap bahwa biaya pendidikan berbanding
lurus dengan kualitas, ia hanya bisa menjanjikan akan melibatkan mahasiswa
dalam pembahasan biaya pendidikan. tersosialisasikan nantinya
Prof. Nasikin tidak akan
menaikkan batas atas tapi rata-rata biaya yang dibayarkan mahasiswa harus naik.
Menurutnya, Kenaikan rata-rata biaya pendidikan diperlukan untuk fasilitas.
Selain itu, ia menekankan, pentingnya sistem yang solid untuk dapat menjaring
mahasiswa dari berbagai daerah
Prof. Chan menilai, pendapatan
dari biaya mahasiswa memang harus dibatasi, dan ia siap bernegosiasi dengan
pemerintah soal pembiayaan Universitas. Ia juga sepakat dengan rekomendasi tim
kajian tentang adanya program khusus untuk menjaring mahasiswa yang kurang
mampu.
Selanjutnya,
mengenai Tata kelola UI...
Tuntutan
terbesar UI dengan status barunya PTN-BH adalah bagaimana UI
mempertanggungjawabkan otonominya, terutama aspek keuangannya. Pengalaman 13
tahun semenjak PP Nomor 152 tahun 2000 seharusnya sudah membuat UI cukup dewasa
dalam menangani “kebebasan” yang ia miliki. Seperti yang sudah dijelaskan
sebelumnya, mulai tahun 2009, UI mengenal sistem keuangan “terintegrasi” yang
merupakan buah lahirnya SK Rektor 226A/SK/R/UI/2008 dan hingga saat ini belum
memberikan manfaat sebagaimana diharapkan
Apa Kata 7 Calon Rektor UI terhadap Tata Kelola UI?
Menurut Prof
Riri ,Jika mahasiswa membutuhkan dana menggunakan
proposal, mahasiswa perlu bekerja sama dengan kemahasiswaan agar dana dapat segera
didapatkan. Komunikasi adalah kunci mengenai tata kelola. Virtual account
adalah salah satu solusi dari Prof Riri terkait masalah pencairan dana.
Prof Anis
menyampaikan bahwa ketimpangan dana disebabkan karena UI kesulitan untuk
bergerak. Menurutnya,Hal ini terjadi karena adanya kesulitan pada aturan
keuangan saat transisi.
Prof Nasikin mengatakan
saat ini kita dalam masa transisi untuk UI yang lebih baik, untuk menjadi lebih
baik, walau berat, momen transisi ini harus kita manfaatkan dengan
sebaik-baiknya. Ia melanjutkan, kita perlu mencari dana non SPP untuk
mempersiapkan UI yang lebih baik. Konsep sama rata, tidak menjadi pilihan. “Kita
akan membuat SOP yang bisa membuat keadilan bisa terjadi” tuturnya.
Prof Rhenald mengatakan,
UI adalah tempat yang memiliki beragam warna di dalamnya, kita bukanlah
institut . Ia menolak untuk memakai seluruh dana dari APBN Kita perlu melakukan
breakthrough agar dana dari mahasiswa tidak meningkat. Transparansi adalah hal
yang sangat penting serta sumber daya high quality people untuk UI yang lebih
baik
Prof Chan menilai, diperlukan
leveling pada pengelolaan UI. Ia melanjutkan, UI perlu memiliki sistem yang
dapat memonitor manajemen internal UI serta diperlukan leveling pada biaya
pendidikan untuk mahasiswa. Sementara
itu, jika terpilih menjadi Rektor, Prof Rinaldy akan menjadikan
perpustakaan pusat sebagai pusat informasi
Prof. Tresna mengatakan
bahwa UI harus menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas. Selain itu Prof.
Tresna menyatakan bahwa SOP haruslah dibuat manusiawi dalam artian mudah untuk
dipahami

0 comments: